Sabtu, 23 Oktober 2021

MAKNA HIDUP RUKUN DALAM PERBEDAAAN (MUPEL PPKn Bagi Siswa Kelas VI SD)



Hidup rukun dalam perbedaan dapat kita temui di mana saja, baik di rumah, sekolah maupun di masyarakat.

1. Perbedaan yang ada di rumah

contohnya: warna kesukaan, perbedaan pendapat dengan anggota keluarga, hobi, acara televisi, makanan kesukaan dan lain-lain.

2. Perbedaan yang ada di sekolah

contohnya: gaya bicara, kebiasaan sehari-hari, hobi, perbedaan pendapat, perilaku atau sikap teman, tulisan dan lain-lain.

3. Perbedaan yang ada di masyarakat

contohnya: perilaku, gaya bahasa, perbedaan ras, suku, agama, perbedaan pendapat, warna kulit, rambut, dan lain-lain.

Perbedaan tersebut bukan menjadi penghalang namun perbedaan tersebut menjadi kekayaan bangsa Indonesia. Cara bijak untuk menyikapi perbedaan yang ada adalah dengan saling memahami, menghormati, saling mengerti, menjaga persatuan, dan lain-lain.

Berikut ini manfaat hidup rukun.

1. menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

2. hidup damai, aman, dan nyaman.

3. Negara semakin maju dan berkembang.

4. Rakyat menjadi makmur, dan masih banyak lainnya.

Senin, 18 Oktober 2021

“Materi Bahasa Indonesia Kelas 4 SD, Menulis Karangan”

Karangan adalah sebuah hasil ciptaan atau hasil rangkaian (susunan) cerita. Suatu karangan dapat ditulis dengan tema atau topik yang berbeda. Penulisan karangan harus memperhatikan penggunaan ejaan yang benar. Ejaan yang digunakan biasanya berkaitan dengan penulisan huruf kapital, tanda titik, dan tanda koma. Karangan terdiri atas paragraf-paragraf. Setiap paragraf terdiri atas kalimat-kalimat yang diurutkan satu persatu sehingga menjadi sebuah paragraf yang utuh.

Mengarang bukanlah sekedar teori, melainkan keterampilan. Menulis karangan akan mengembangkan kreativitas, meningkatkan kecerdasan dan mendorong kemauan serta kemampuan mengumpulkan informasi. Ananda dapat menulis karangan dari berbagai hal di sekitarmu. Misalnya mengarang tentang kebersihan, kesehatan, lingkungan, komunikasi,cerita rakyat dan sebagainya. Yang terpenting, saat menulis karangan kalimat harus padu dan ejaan harus benar.

Langkah-langkah menyusun karangan, yaitu:

a. Menentukan tema.

b. Menentukan judul.

c. Membuat kerangka karangan.

d. Menyusun atau mengembangkan kerangka karangan

Berdasarkan penyajiannya karangan dibedakan menjadi:

a. Karangan deskripsi: Karangan yang menggambarkan suatu objek (benda, orang atau situasi)

b. Karangan narasi: karangan yang menyajikan peristiwa yang seolah olah dialami sendiri oleh si pembaca.

c. Karangan Eksposisi: Karangan yang memaparkan sejumlah pengetahuan dan informasi.

d. Karangan Argumentasi: Karangan yang bertujuan untuk membuktikan suatu kebenaran sehingga pembaca menyakini kebanaran itu

e. Karangan persuasi: karangan yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca.

Senin, 18 Mei 2020

Kegiatan POPDA SD/MI Tingkat Propinsi Jawa Tengah Tahun 2020 Resmi Dibatalkan

Pulokulon- Masih berkaitan dengan wabah COVID-19 atau yang lazim dikenal virus Korona yang melanda negeri ini. Sungguh sangatlah berdampak pada setiap kegiatan atau program yang seharusnya terlaksana di tahun 2020 ini. Salah satunya yaitu pembatalan kegiatan POPDA SD/MI tingkat Propinsi Jawa Tengah.
Hal tersebut sudah dapat dipastikan, melalui pemberitahuan resmi Surat Kepala Disporapar Provinsi Jawa Tengah Nomor 426/1190 Tanggal 5 Mei 2020. Sesuai kegiatan seksi olahraga pendidikan dan olahraga prestasi, sebelumnya kegiatan tersebut direncanakan terlaksana pada tanggal 20 s.d 23 April 2020. Namun, akibat dampak masih meluasnya resiko penularan corona virus disease 19, lalu diambil antisipasi penanganan yaitu melakukan upaya pembatasan kerumunan massa dalam kegiatan keolahragaan. Pertimbangan kedua, batalnya kegiatan ini yaitu perlunya efesiensi anggaran kegiatan untuk dialokasikan kegiatan penanganan COVID-19.
Pil pahit kekecewaan pun musti diterima SDN 2 Tuko. Hal ini terjadi, karena 2 siswa dari sekolah kami yaitu ananda Fradiva Arzeti Calvinia dan Raditya Bagus Aryasuta akhirnya pun mengurungkan niatnya untuk tampil di ajang POPDA tingkat propinsi Jawa Tengah. Kedua siswa ini, sebelumnya meraih penghargaan sebagai juara 1 cabang olahraga pencaksilat di ajang POPDA SD/MI Tingkat Kabupaten Grobogan Tahun 2020. Keduanya terpilih sebagai pesilat terbaik sekaligus mewakili Kabupaten Grobogan untuk maju di tingkat propinsi.
Meski begitu, rasa kekecewaan ini tidak boleh berlarut-larut. Kedua siswa inipun sampai saat ini masih rutin melakukan latihan di padepokan PSHT cabang Kradenan. Motivasi serta dorongan dari para pelatih, rekan, sekolah dan orang tua senantiasa diberikan kepada keduanya agar terus mengasah diri dan tidak selalu pada pencapaian di satu titik saja. Mas Utomo Pramilu dan mas Wid selaku pelatih dari padepokan PSHT Cabang Kradenan senantiasa memberikan dorongan agar keduanya giat untuk mengukir prestasi di setiap event kejuaraan.